Swirl Bread Matcha (Biga method)

Bahan-bahan

  1. Biga
  2. 120 gram terigu protein tinggi (me: cakra kembar)
  3. 72 gram air
  4. 1 gram ragi instant
  5. Adonan
  6. 130 gram terigu protein tinggi
  7. 50 gram tepung terigu protein sedang (me: segitiga biru)
  8. 15 gram kental manis putih
  9. 45 gram gula pasir
  10. 1 butir telur suhu ruang
  11. 80 gram susu cair dingin
  12. 1 gram ragi instant
  13. 35 gram butter
  14. 1/4 sdt garam
  15. 1/2 sdt pasta matcha
  16. Olesan
  17. 1-2 sdm susu cair, sebelum oven
  18. 1 sdm, setelah dioven

Langkah

  1. Campur semua bahan biga, lalu tutup dengan plastik wrap. Diamkan semalaman di suhu ruang sampai mengembang dan berpori (saya sekitar 10 jam).
  2. Campur semua bahan adonan (kecuali butter dan garam) dan biga, lalu uleni sampai kalis. Lalu masukkan butter dan garam, uleni lagi sampai kalis elastis.
  3. Bagi adonan menjadi 2, beri pasta matcha pada 1 adonan. Uleni sampai warnanya tercampur rata.
  4. Bulatkan adonan, tutup dengan plastik wrap atau serbet selama 1 jam di suhu ruang. Lalu masukkan ke kulkas bawah selama 30-40 menit. Adonan terlihat mengembang.
  5. Kempiskan adonan, lalu giling dengan rolling pin. Taruh adonan matcha di atas adonan putih. Gulung perlahan sambil agak ditekan ujungnya.
  6. Siapkan loyang yang sudah diolesi margarin. Taruh adonan pada loyang, tutup dengan plastik wrap. Istirahatkan lagi selama 60-90 menit.
  7. Panaskan oven suhu 170. Adonan yang diproofing tadi terlihat mengembang 2 kali lipat. Olesi adonan dengan susu cair. Panggang selama 40 menit di oven yang sudah panas.
  8. Kalau sudah matang, angkat roti dari oven. Punya saya bentuknya begini soalnya pas di pojokan ada lipatan adonan 😆 oles roti dengan butter saat masih panas, supaya permukaan lebih mengkilap dan lembut.
  9. Diamkan sampai tidak panas. Keluarkan roti dari loyang, lalu potong-potong. Lebih bagus kalau memotongnya roti sudah agak dingin ya, akan lebih rapi potongannya.
  10. Roti siap disantap,, lembut seratnya 😋😄 pas untuk teman minum kopi atau teh

Reply