Croissant

Bahan-bahan

  1. Dough
  2. 100 gr tepung protein sedang
  3. 150 gr tepung protein tinggi
  4. 4 gr ragi instan
  5. 25 gr gula pasir
  6. 1/2 sdt garam
  7. 25 gr margarine
  8. 60 ml susu cair
  9. 60 ml air mineral
  10. Beurrage
  11. 143 gr flake pastry
  12. Olesan
  13. 1 butir kuning telur

Langkah

  1. Campur semua bahan dough. Mixer kurang lebih 5 menit. Bungkus plastik kemudian masukkan ke dalam kulkas selama 1 jam.
  2. Potong-potong flake pastry. Letakkan di atas kertas kemudian lipat di semua sisi. Gilas sampai dengan ukuran kurang lebih 15×15. Pastikan semua sisi terisi. Masukkan kulkas.
  3. Keluarkan dough dan beurrage secara bersamaan. Gilas dough sampai ukuran kurang lebih 30×22 (ini saya kira-kira aja penting bisa nutupin beurrage)
    Letakkan beurrage di atas dough yang sudah di gilas kemudian tutup. Gilas pelan kemudian letakkan di atas nampan yang sudah di alasi baking paper dan di taburi sedikit tepung. Tutup menggunakan baking paper dan kain lalu simpan di chiller selama 30 menit.
  4. Gilas adonan sampai dengan ukuran kurang lebih 30x 20 cm. Lipat single dan bungkus seperti pada langkah 3. Masukkan kulkas selama 30 menit. Lakukan langkah ini sebanyak 3 kali!
  5. Setelah single turn ketiha saya simpan jam 8 malam tgl 19 maret dan thawing jam 9 pagi tgl 21 maret. Saya thawing karna penyimpanan di dalam chiller. Jadi adonan cukup keras.
  6. Thawing di kulkas bawah selama 30 menit. Cek adonan jika sudah soft dan lentur bisa langsung di gilas. Potong segitiga sama kaki ukuran 22x11cm. Gulung dari ukuran lebar ke ukuran kecil. Panaskan oven. Profing selama 10 menit kemudian beri egg wash. Masukkan croissant di dalam oven mati selama 10 menit. Keluarkan dan panaskan oven kembali selama 10 menit.
  7. Oven selama 20 menit menggunakan suhu 180°c atau sesuaikan dengan oven masing2. Jika pada saat temen2 cek bagian bawah masih bening, oven kembali menggunakan suhu 100°c selama 10 menit atau sampai bagian bawahnya kering.

Reply